Site icon Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Gemilang di Panggung Nasional, Tim Debat Prodi HES Raih Juara 2 Sharabic National Competition (SNC) 2026

Gemilang di Panggung Nasional, Tim Debat Prodi HES Raih Juara 2 Sharabic National Competition (SNC) 2026

Gemilang di Panggung Nasional, Tim Debat Prodi HES Raih Juara 2 Sharabic National Competition (SNC) 2026

hes.unugiri.ac.id — Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syari’ah dan Adab (FSA), Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro berhasil meraih Juara 2 dalam cabang lomba debat pada ajang Sharabic National Championship (SNC) 2026. Kompetisi akademik tingkat nasional tersebut diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian kegiatan SNC 2026 diawali dengan beberapa tahapan seleksi yang dilaksanakan secara bertahap. Berdasarkan timeline pelaksanaan, kegiatan dimulai dari pendaftaran Gelombang 1 pada 10–21 Februari 2026 secara daring, kemudian dilanjutkan pendaftaran Gelombang 2 pada 22 Februari–7 Maret 2026. Setelah itu, peserta mengikuti tahap pengumpulan video penyisihan yang berlangsung pada 10 Februari–8 Maret 2026 secara online sebagai tahap awal penilaian.

Selanjutnya, pada 28 Maret 2026 diumumkan peserta yang lolos menuju babak seperempat final, yang kemudian dilaksanakan pada 4 April 2026 secara daring. Setelah itu, pada 8 April 2026 diumumkan semifinalis yang berhasil melaju ke babak final. Dari tahapan tersebut, empat tim terbaik akhirnya bertanding pada babak akhir yang dilaksanakan secara luring (offline) pada 5–6 Mei 2026.

Sebelum babak final, kompetisi juga melalui seleksi awal secara daring melalui platform Zoom, yang mengerucutkan peserta hingga terpilih empat tim terbaik untuk bertanding pada babak akhir secara langsung.

Pada babak semifinal, pertandingan debat dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama mempertemukan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan Universitas Sam Ratulangi Manado, sedangkan sesi kedua mempertemukan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dari hasil dua sesi tersebut, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) berhasil melaju ke babak grand final. Sementara itu, Universitas Sam Ratulangi Manado dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melanjutkan ke babak perebutan juara 3.

Pada pertandingan perebutan juara 3, Universitas Sam Ratulangi Manado berhasil mengungguli Universitas Negeri Surabaya (Unesa), sehingga menempati posisi Juara 3, sedangkan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berada di posisi Harapan 1.

Sementara itu, pada babak grand final, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya berhadapan dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri). Dalam pertandingan tersebut, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya berhasil meraih Juara 1, disusul oleh tim debat HES Unugiri sebagai Juara 2.

Prestasi tersebut diraih oleh tim debat HES yang terdiri dari Muhammad Jauharul Maknun, Qurotul Aini Salma Sasaria, dan Eni Setiyowati. Dalam perlombaan tersebut, tim debat HES berhasil menunjukkan kemampuan berpikir kritis, penyusunan argumentasi, serta keterampilan komunikasi yang baik hingga mampu bersaing di tingkat nasional.

Salah satu anggota tim, Muhammad Jauharul Maknun, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian yang diraih. Menurutnya, kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, tidak hanya dalam hal adu argumentasi, tetapi juga dalam memperluas relasi.

“Alhamdulillah senang bisa berkesempatan mengikuti kompetisi ini. Tentunya kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, di mana selama perlombaan kami bisa bertukar argumen dengan lawan debat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui ajang tersebut dirinya mendapatkan banyak teman dari berbagai daerah serta kesempatan untuk bertukar cerita mengenai kehidupan perkuliahan di kampus masing-masing.

“Selain itu, kami juga bisa mendapat teman dari berbagai daerah dan saling bertukar cerita tentang perkuliahan di kampus masing-masing,” tambahnya.

Keberhasilan tim debat HES meraih Juara 2 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik. Selain sebagai ajang kompetisi, SNC 2026 juga menjadi sarana penguatan intelektualitas dan integritas generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

Exit mobile version