hes.unugiri.ac.id – Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro. Dua mahasiswi HES Unugiri, Windawati Laily Nuraini dan Windiyanti Laily Nuraini, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Unugiri 2026.
Keduanya merupakan mahasiswa HES angkatan 2024 kelas HES 4A. Menariknya, Winda dan Windi merupakan saudara kembar yang bersama-sama mengikuti kompetisi tersebut setelah mengetahui informasi lomba melalui media sosial yang dipublikasikan oleh panitia penyelenggara.Kompetisi ini mengusung tema “Inovasi Mahasiswa Menjadi Kunci dalam Menghadapi Tantangan Sosial Kontemporer pada Era Society 5.0.” Tema tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa menghadirkan gagasan yang inovatif dan solutif dalam merespons berbagai persoalan sosial di tengah perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat modern.
Rangkaian kegiatan lomba berlangsung mulai 24 Februari hingga 7 Maret 2026, yang meliputi tahap pendaftaran, pengumpulan karya tulis ilmiah, proses penilaian oleh dewan juri, hingga pengumuman pemenang. Pengumpulan karya yang semula dijadwalkan hingga 4 Maret 2026 kemudian diperpanjang hingga 5 Maret 2026, sedangkan proses penilaian dilaksanakan pada 6 Maret 2026 dan hasil perlombaan diumumkan pada 7 Maret 2026.Perlombaan ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan kampus Unugiri Bojonegoro. Setiap peserta mengikuti lomba secara berkelompok dengan ketentuan satu kelompok terdiri dari dua orang anggota dan wajib mengirimkan satu karya tulis ilmiah.
Dalam proses penilaian, panitia menghadirkan tim juri yang terdiri dari dosen atau ahli yang ditunjuk oleh HMP HKI Unugiri. Penilaian dilakukan melalui tahap seleksi naskah yang meliputi aspek administratif dan substansi.Adapun kriteria penilaian meliputi beberapa aspek penting, antara lain kesesuaian dengan tema dan subtema sebesar 20 persen, orisinalitas gagasan dan kebaruan ide 25 persen, kedalaman analisis dan argumentasi 20 persen, sistematika serta struktur penulisan 15 persen, ketepatan penggunaan bahasa ilmiah 10 persen, serta referensi dan keakuratan sumber 10 persen.
Winda menyampaikan bahwa mengikuti lomba tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga baginya. Ia mengaku bahwa proses penyusunan karya hingga tahap penilaian memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam mengasah kemampuan analisis dan penulisan ilmiah. “Awalnya saya mengetahui informasi lomba terdebut dari media sosial. Dari situ saya dan saudara kembar saya mencoba untuk ikut serta sebagai bentuk tantangan sekaligus kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah,” ujar Winda.
Windi juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa, khususnya di lingkungan Prodi HES, agar tidak ragu untuk mencoba mengikuti berbagai kompetisi akademik. “Saya berharap teman-teman HES tidak ragu untuk mencoba mengikuti berbagai lomba akademik seperti lomba karya tulis ilmiah. Mungkin awalnya terasa sulit atau tidak percaya diri, tetapi dari proses itulah kita bisa belajar banyak hal, mulai dari mencari ide, menyusun argumen, hingga menulis secara ilmiah. Selain menambah pengalaman, mengikuti lomba juga bisa menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan menunjukkan bahwa mahasiswa HES juga mampu bersaing secara akademik,” pesannya.
Prestasi yang diraih oleh mahasiswa HES Unugiri ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang penulisan ilmiah, serta menghadirkan gagasan-gagasan inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

