hes.unugiri.ic.id- Bulan Ramadan menjadi momen yang dimanfaatkan dengan baik oleh Sita Fatimatus Solikah mahasiswi semester 6 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro.
Setiap weekend, Sita bersama teman-temannya membuka lapak makanan kekinian di depan GOR Utama Bojonegoro, menyediakan mochi dengan berbagai varian, snack kering seperti pasbon dan bayam chips, serta aksesoris lucu dari kawat bulu.
Persiapan produksi dilakukan mulai pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB, sementara penjualan berlangsung dari pukul 13.15 WIB hingga 17.30 WIB. Aktivitas ini menjadi peluang besar bagi Sita karena sore hari banyak masyarakat yang ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka puasa. Mochi yang dijual meskipun dikenal sebagai makanan jadul, dibuat dengan inovasi modern sehingga diminati berbagai kalangan.
Sita mengungkapkan bahwa usaha ini sudah dirintis selama dua tahun setiap akhir pekan. Sistem usaha dijalankan bersama teman dengan skema musyarakah, yakni bagi hasil dan kinerja sama rata, sehingga semua ikut berkontribusi aktif dalam produksi dan penjualan. “Jika ada jam kuliah pagi atau siang, setelah kuliah kami langsung produksi mochi,” jelas Sita.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar biasanya datang dari cuaca. “Kalau sore hari hujan terus-menerus sampai magrib, pengunjung yang biasanya ramai menjadi sepi. Kadang juga ramai sampai jalan macet seperti di kota besar,” selorohnya sambil tersenyum.
Perjalanan menuju lokasi hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari rumah Sita di Ds. Ngulanan, RT.009 RW.002, Kec. Dander, Kab. Bojonegoro.
Sita berpesan kepada mahasiswa dan generasi muda lainnya agar tidak takut mencoba hal baru. “Marilah keluar dari zona nyaman dan tetap semangat walaupun keadaan sulit dilakukan. Setiap usaha yang dicoba adalah pengalaman berharga,” ujarnya.
Usaha kreatif ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan, tetapi juga melatih mahasiswa untuk mengatur waktu, bekerja sama, dan memahami dinamika dunia usaha secara langsung.

