Mahasiswi HES UNUGIRI Raih Juara 3 Lomba Esai Festival Aroby At Tanwir 2026

Mahasiswi HES UNUGIRI Raih Juara 3 Lomba Esai Festival Aroby At Tanwir 2026

hes.unugiri.ac.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Fakultas Syariah dan Adab, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI). Ana Mar’atus Safitri berhasil meraih Juara 3 Lomba Esai dalam ajang Festival Aroby 2026 cabang Lomba Esai Tingkat Mahasiswa se-Karesidenan yang diselenggarakan oleh HMPS PBA Institut At Tanwir Bojonegoro.

Kompetisi tersebut mengangkat tema “Tantangan dan Peluang Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital”, yang dinilai relevan dengan perkembangan teknologi dan transformasi pembelajaran di era modern. Meski tema yang diangkat tidak sepenuhnya linier dengan program studi yang ditempuh, hal tersebut justru menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Ana untuk memperluas wawasan dan memperkaya referensi keilmuan.

Pendaftaran lomba dibuka pada 25 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 dan dilakukan secara daring melalui Google Form yang disediakan panitia. Batas akhir pengumpulan naskah esai ditetapkan pada 3 Februari 2026, sedangkan pengumuman pemenang dilaksanakan pada 6 Februari 2026. Informasi mengenai lomba pertama kali diperoleh melalui media sosial TikTok PMB Institut At Tanwir, yang kemudian mendorong Ana untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Tahapan lomba dimulai dari pengumpulan naskah esai melalui email resmi panitia hingga proses penilaian oleh dewan juri. Sistem penilaian dilakukan secara komprehensif dengan aspek meliputi orisinalitas dan kreativitas gagasan (30 persen), relevansi dengan tema (25 persen), ketajaman analisis (25 persen), sistematika dan kebahasaan (10 persen), serta daya guna atau solusi yang ditawarkan (10 persen).
Peserta lomba berasal dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Dalam proses penulisan dan penyuntingan esai, Ana memanfaatkan beberapa aplikasi pendukung, seperti Microsoft Word, Google Scholar, Mendeley, dan Grammarly untuk memastikan kualitas tulisan tetap terjaga.
Penghargaan dan penyerahan hadiah dilaksanakan secara langsung pada 7 Februari 2026 di Institut At Tanwir Bojonegoro. Momentum tersebut menjadi penutup rangkaian kompetisi sekaligus momen apresiasi atas capaian para pemenang.

Ana Mar’atus Safitri mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih Juara 3 dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, meskipun tema yang diangkat tidak sepenuhnya linier dengan program studinya, hal tersebut justru menjadi tantangan yang mendorongnya untuk belajar lebih dalam dan memperluas wawasan.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara 3 dalam lomba ini. Tema yang diangkat memang cukup menantang karena tidak sepenuhnya linier dengan program studi saya, tetapi justru di situlah saya belajar banyak hal baru dan memperluas wawasan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses penulisan esai tersebut memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam hal kedisiplinan melakukan riset, menyusun argumen secara sistematis, serta membangun keberanian untuk keluar dari zona nyaman. “Proses penulisan esai ini mengajarkan saya untuk lebih disiplin dalam riset, menyusun argumen secara sistematis, dan berani keluar dari zona nyaman,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *