HMP Hukum Ekonomi Syariah UNUGIRI Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Gedung Fakultas Syariah dan Adab

HMP Hukum Ekonomi Syariah UNUGIRI Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama di Gedung Fakultas Syariah dan Adab

hes.unugiri.ac.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) menggelar kegiatan khotmil Qur’an dan buka bersama yang diikuti oleh para pengurus HMP pada Senin (09/03/26), bertempat di Gedung Fakultas Syariah dan Adab. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat kebersamaan antar pengurus sekaligus memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kualitas spiritual.

Rangkaian kegiatan diawali dengan khotmil Qur’an yang dilaksanakan di ruang kelas 2.4. Khotmil Qur’an tersebut dilakukan oleh para pengurus HMP HES Unugiri secara bertahap mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB sampai seluruh bacaan Al-Qur’an berhasil dikhatamkan.Setelah kegiatan khotmil Qur’an selesai, acara dilanjutkan dengan kajian yang dipimpin oleh Anwar Shaleh Hasibuan dengan tema “Digital Fasting: Membersihkan Hati dari Toxic Social Media di Bulan Suci.” Dalam kajian tersebut disampaikan pentingnya mengendalikan penggunaan media sosial selama bulan Ramadan agar tidak terjebak dalam konten negatif, provokatif, maupun aktivitas digital yang kurang bermanfaat.

Kegiatan buka bersama ini juga dihadiri oleh Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Eko Arief Cahyono, serta salah satu dosen yaitu Ahmad Mustofa Lutfi yang turut memberikan dukungan dan kebersamaan bersama para pengurus HMP HES.Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dengan suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib secara berjamaah.

Salah satu pengurus HMP HES Unugiri, Windawati Laily Nuraini, menyampaikan kesan dan pesan yang ia peroleh dari kajian tersebut. Menurutnya, di era digital saat ini mahasiswa dituntut untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.“Di era digital saat ini kita dituntut untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kajian ini menyadarkan kita bahwa tidak semua hal di media sosial membawa dampak baik, karena banyak juga konten yang dapat mempengaruhi emosi, pola pikir, bahkan kondisi hati kita. Oleh karena itu, melalui konsep digital fasting kita diajak untuk mulai membatasi, menyaring, dan mengontrol penggunaan media sosial, terutama di bulan Ramadan. Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, menjaga kesehatan mental, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk membersihkan hati dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Dokumentasi foto bersama pengurus HMP HES Unugiri usai kegiatan khotmil Qur’an dan buka bersama.

Sebagai penutup rangkaian acara, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan dari kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kebersamaan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *