Tampil Percaya Diri, Mahasiswi HES Jadi Moderator Seminar Hukum Nasional SNC 2026

Tampil Percaya Diri, Mahasiswi HES Jadi Moderator Seminar Hukum Nasional SNC 2026

hes.unugiri.ac.id – Mahasiswi Semester 6 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro, Vera Sofi Khusnia, dipercaya menjadi moderator dalam Seminar Hukum Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian Sharabic National Championship 2026.

Seminar yang mengangkat tema “Pelecehan Seksual dan Bias Gender: Menguji Konsistensi Hukum di Era Digital” tersebut berlangsung di Auditorium Hasyim Asy’ari dan menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Galuh Widitya Qomaro serta Nafidhatul Himah.

Kepercayaan yang diberikan kepada Vera menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan mahasiswa HES dalam membangun komunikasi akademik dan memandu forum ilmiah. Meskipun mengaku sempat merasa gugup, Vera berhasil membawakan jalannya seminar dengan komunikatif dan interaktif.

“Sebagai moderator pemula, tentu awalnya saya merasa cukup gugup, apalagi tema seminar kali ini cukup serius dan sensitif. Tapi justru dari kegiatan ini saya banyak belajar, terutama bagaimana membangun komunikasi dalam forum diskusi dan menjaga jalannya acara tetap nyaman serta interaktif,” ujarnya.

Vera juga menyampaikan bahwa seminar tersebut memberikan wawasan baru mengenai persoalan pelecehan seksual dan bias gender yang saat ini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya di era digital.

“Saya juga merasa seminar ini sangat membuka wawasan, karena ternyata isu pelecehan seksual dan bias gender di era digital itu sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Harapannya, setelah seminar ini, teman-teman tidak hanya memahami dari sisi hukum saja, tetapi juga lebih peduli terhadap korban dan lebih bijak dalam menggunakan media digital,” tambahnya.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik seperti seminar nasional ini menjadi salah satu bentuk pengembangan soft skill yang terus didorong oleh Prodi HES. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan public speaking, kepemimpinan, serta kepercayaan diri dalam menghadapi forum ilmiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *