Menyelami Dunia Kenotariatan melalui Praktik Magang, Mahasiswa HES UNUGIRI Mempelajari Proses Pembuatan Akta Secara Langsung

Menyelami Dunia Kenotariatan melalui Praktik Magang, Mahasiswa HES UNUGIRI Mempelajari Proses Pembuatan Akta Secara Langsung

Hes.unugiri.ic.id — Mahasiswa Semester 6 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro melaksanakan kegiatan praktik magang di kantor Notaris M. Danial Bustomi S.H., M.Kn. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari praktik kerja lapangan (PKL) yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata di bidang kenotariatan.

Kegiatan magang tersebut diikuti oleh tiga mahasiswa, yaitu Mahesi Ernawati, Sabilla Putri Khairunisa, dan Azka Qurrota A’yuni. Selama magang, mahasiswa ditempatkan pada bagian administrasi serta pembuatan akta, sehingga dapat memahami secara langsung alur dokumen hukum di kantor notaris.

Salah satu peserta magang, Azka Qurrota A’yuni, menjelaskan bahwa tugas yang dikerjakan cukup beragam, mulai dari membantu administrasi, menyusun draft akta, melakukan input data, mengarsip dokumen, hingga membantu keperluan operasional kantor.

“Pengalaman paling berkesan adalah saat pertama kali ikut terlibat dalam proses penyusunan akta secara langsung,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga mempelajari berbagai hal baru, seperti proses pembuatan akta, alur administrasi hukum, serta pentingnya ketelitian dalam penyusunan dokumen. Keterampilan yang berkembang meliputi ketelitian, komunikasi, manajemen waktu, serta pemahaman dasar praktik hukum.

Adapun tantangan yang dihadapi selama magang adalah menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi serta harus dikerjakan secara cepat dan tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa berusaha aktif bertanya, mengamati pekerjaan pegawai, serta menyesuaikan diri dengan ritme kerja di kantor.

Dukungan dari pegawai dan pembimbing dinilai cukup baik, di mana mereka memberikan arahan, bimbingan, serta membantu ketika mahasiswa mengalami kesulitan.

Menurut Azka, program magang sangat penting bagi mahasiswa karena memberikan pengalaman nyata yang tidak sepenuhnya diperoleh di bangku perkuliahan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan positif dalam diri, seperti menjadi lebih disiplin, teliti, bertanggung jawab, dan percaya diri.

“Program magang sangat penting karena memberikan pengalaman nyata di dunia kerja,” ujarnya.

Setelah mengikuti magang, Azka mengaku semakin tertarik untuk berkarier di bidang kenotariatan maupun hukum. Ia juga berpesan kepada mahasiswa lain agar dapat memanfaatkan kesempatan magang dengan sebaik mungkin.

“Manfaatkan kesempatan magang sebaik mungkin, aktif belajar, dan jangan ragu untuk bertanya,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja profesional di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *