hes.unugiri.ac.id – Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro menggelar ujian magang bagi mahasiswa semester 6 pada Senin (22/6/2026) di Gedung Fakultas Syariah dan Adab (FSA). Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir evaluasi pelaksanaan program magang yang telah dijalani mahasiswa di berbagai instansi mitra.
Dalam ujian tersebut, mahasiswa mempresentasikan laporan hasil magang yang disusun berdasarkan pengalaman praktik di instansi masing-masing. Laporan tersebut memuat pengalaman selama magang, temuan di lapangan, analisis permasalahan yang diangkat, serta dipresentasikan di hadapan dosen pembimbing dan dosen penguji sebagai bagian dari evaluasi akademik.
Salah satu peserta ujian, Devi Wahyuni, yang melaksanakan magang di BSI KCP Tuban, mengaku telah mempersiapkan diri dengan menyelesaikan logbook individu maupun kelompok serta menyusun laporan hasil magang bersama rekan satu kelompok di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan.
“Persiapan yang saya lakukan sebelum ujian yaitu menyelesaikan logbook individu maupun kelompok serta menyusun laporan hasil magang bersama teman satu kelompok dengan arahan dan bimbingan dari dosen pembimbing,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa suasana ujian sempat terasa menegangkan pada awal pelaksanaan. Namun, setelah mempresentasikan laporan hasil magang, rasa gugup tersebut berangsur berkurang sehingga proses ujian dapat dijalani dengan lancar.
Pada kesempatan tersebut, Devi mempresentasikan laporan berjudul “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Implementasi Qabdh dalam Transaksi Emas Digital pada Layanan e-Emas BYOND BSI.” Laporan tersebut mengkaji mekanisme transaksi emas digital serta menganalisis status kepemilikannya berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah.
Menurutnya, program magang memberikan pengalaman yang sangat berharga karena mahasiswa dapat mengenal dunia kerja secara langsung, melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Program magang sangat penting karena menjadi bekal sebelum terjun ke dunia kerja. Kami belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, pelayanan kepada nasabah, dan memahami bagaimana dunia kerja berjalan secara langsung,” ungkapnya.
Usai mengikuti ujian, Devi mengaku bersyukur karena dapat menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar. Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang akan mengikuti program magang agar mempersiapkan diri dengan baik, menjaga komitmen, serta menjalani setiap proses dengan penuh tanggung jawab.
Melalui pelaksanaan ujian magang tersebut, Program Studi HES UNUGIRI berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan pengalaman praktik di dunia kerja. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.
