KKN 2026 Usai, Mahasiswa HES Unugiri Ikuti Expo dan Penutupan

KKN 2026 Usai, Mahasiswa HES Unugiri Ikuti Expo dan Penutupan

hes.unugiri.ic.id — Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) 2026 resmi berakhir melalui kegiatan Expo dan Penutupan KKN yang digelar di Lapangan Unugiri, Kamis (10/9). Kegiatan tersebut turut diikuti mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) yang telah menyelesaikan masa pengabdian di desa.

Sebanyak 816 mahasiswa mengikuti KKN tahun ini, terdiri atas 803 mahasiswa KKN Pintar dan 13 mahasiswa KKN Cerdas yang tersebar di 40 desa. Setelah menyelesaikan berbagai rangkaian kegiatan selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa kembali berkumpul dalam agenda penutupan sekaligus Expo KKN.

Bagi mahasiswa HES, penutupan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian pengabdian yang telah dijalani. Salah satu mahasiswa HES, Devi Wahyuni, mengaku suasana penutupan berlangsung seru dan menyenangkan. Kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, juga menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan tersebut berkesan baginya.

“Suasana penutupan tadi juga cukup berkesan karena tidak hanya dihadiri mahasiswa, tetapi juga tokoh penting seperti Wakil Bupati Bojonegoro yang turut memberikan motivasi kepada kami,” ujar Devi.

Dalam sambutannya, Nurul Azizah mendorong mahasiswa untuk memiliki keberanian dalam menciptakan peluang dan membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, generasi muda tidak seharusnya hanya menunggu kesempatan kerja, tetapi juga perlu berani menciptakan peluang sendiri.

Pesan tersebut dinilai Devi sejalan dengan tujuan KKN yang tidak hanya memberikan pengalaman pengabdian kepada mahasiswa, tetapi juga mendorong mereka menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, inovatif, dan memiliki keterampilan.

“Beliau menyampaikan bahwa anak muda harus kreatif dan inovatif, sejalan dengan tema besar KKN yang membekali mahasiswa untuk menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan punya keterampilan. Dari situ, kita juga diingatkan bahwa bekerja bukan hanya soal menunggu lowongan, tetapi bagaimana kita mampu menciptakan peluang sendiri,” lanjutnya.

Setelah rangkaian penutupan, mahasiswa kemudian mengunjungi stand Expo yang menampilkan berbagai hasil dan karya mahasiswa KKN dari 40 desa. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat beragam program serta kreativitas yang telah dikembangkan selama pelaksanaan KKN.

Bagi Devi, berakhirnya KKN tidak hanya menjadi penutup sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus berani mencoba berbagai hal. Ia berharap pengalaman selama KKN dapat menjadi bekal untuk menghadapi berbagai proses setelah kembali menjalani aktivitas perkuliahan.

“Selagi masih muda, jalani dan coba saja dulu berbagai hal. Kalau mengalami kegagalan, kalau bisa jangan langsung menyerah, tetapi bangkit dan lakukan evaluasi agar bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Menurut Devi, kegagalan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha selama masih terdapat kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Baginya, pengalaman selama KKN menjadi salah satu proses untuk belajar menghadapi tantangan dan mengevaluasi diri.

“Karena menurut saya, menyerah hanya karena menganggap semuanya sebagai takdir bukanlah pilihan terbaik ketika kita masih memiliki kesempatan untuk berusaha,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Expo dan Penutupan KKN 2026, mahasiswa HES bersama seluruh peserta KKN Unugiri resmi menyelesaikan rangkaian pengabdian di desa. Pengalaman yang diperoleh selama KKN diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kembali melanjutkan aktivitas akademik sekaligus menerapkan berbagai pembelajaran yang telah diperoleh selama berada di masyarakat.

Dokumentasi pada saat Bazar Expo KKN Berlangsung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *