Mahasiswa HES UNUGIRI Raih Juara III Lomba Cerpen, Bagikan Pengalaman Perdana Tembus Grand Final

Mahasiswa HES UNUGIRI Raih Juara III Lomba Cerpen, Bagikan Pengalaman Perdana Tembus Grand Final

hes.unugiri.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro. Fitri Nadziratul Hikmah, mahasiswa HES semester 4 kelas A, berhasil meraih Juara III dalam lomba penulisan cerpen yang diselenggarakan bagi mahasiswa di wilayah Karesidenan Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Fitri mengikuti kompetisi secara individu. Ia mengetahui informasi mengenai perlombaan dari rekannya, M. Jauharul Maknun, yang membagikan informasi tersebut melalui salah satu grup yang mereka ikuti. Setelah itu, Fitri melakukan pendaftaran dengan mengisi Google Form yang disediakan panitia serta mengunggah twibbon sebagai salah satu persyaratan administrasi. Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya.

Pendaftaran sekaligus pengumpulan karya awalnya dibuka pada 27 Mei hingga 16 Juni 2026. Namun, karena jumlah peserta yang mendaftar masih terbatas, panitia memperpanjang masa pendaftaran dan pengumpulan karya hingga 22 Juni 2026. Fitri sendiri mulai menyusun cerpennya sejak 3 Juni dan baru menyelesaikannya pada 15 Juni 2026. Menurutnya, proses penulisan membutuhkan waktu cukup lama karena harus membagi waktu dengan tugas perkuliahan dan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).

Seluruh karya dikumpulkan secara daring sesuai ketentuan panitia. Setelah melalui proses seleksi, Fitri menerima kabar bahwa dirinya berhasil lolos ke babak grand final pada 25 Juni 2026.

Pada babak grand final yang diselenggarakan secara luring di Gedung Pascasarjana UNUGIRI, Ruang Smart Class, pada 28 Juni 2026, setiap finalis diwajibkan membuat mind mapping sebagai bahan presentasi. Di hadapan dewan juri, peserta memaparkan inti cerpen yang telah ditulis, mulai dari alur cerita, tokoh, nilai-nilai yang terkandung dalam cerita, hingga pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Setelah presentasi, dewan juri memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan hasilnya bersifat mutlak.

Fitri mengaku sempat merasa gugup saat dinyatakan lolos ke babak grand final. Pasalnya, kompetisi tersebut merupakan pengalaman pertamanya mengikuti perlombaan yang mengharuskannya mempresentasikan karya secara langsung di hadapan dewan juri.

“Saat pengumpulan karya sebenarnya saya merasa biasa saja. Namun ketika dinyatakan lolos grand final, rasanya sangat deg-degan karena ini pertama kalinya saya mengikuti lomba sampai tahap presentasi. Apalagi saya termasuk orang yang demam panggung, jadi benar-benar grogi,” ungkapnya.

Meski demikian, pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran yang sangat berharga. Menurut Fitri, perlombaan tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan menulis, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kreativitas, melatih rasa percaya diri, serta memperluas pengalaman dengan bertemu para finalis dari berbagai daerah.

Ia juga membagikan pengalamannya saat mempresentasikan karya di hadapan dewan juri. Menurutnya, peserta sebaiknya menguasai materi tanpa bergantung pada teks karena hal tersebut menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

“Kalau bisa saat presentasi jangan membaca teks, karena penyampaian yang lancar dan menguasai materi menjadi nilai plus dari dewan juri,” ujarnya.

Keberhasilan meraih Juara III menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Fitri. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi.

“Jangan malu untuk mencoba hal baru, karena keluar dari zona nyaman memang sepenting itu. Walaupun hasilnya belum tentu sesuai harapan, setiap proses pasti memberikan pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga,” pesannya.

Prestasi yang diraih Fitri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa HES Unugiri untuk terus berkarya, berprestasi, dan berani mengambil peluang dalam berbagai ajang kompetisi sebagai bekal pengembangan diri di dunia akademik maupun nonakademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *