Bawaslu Bojonegoro Tunjuk Tim Debat HES UNUGIRI Ikuti Kompetisi Debat Nasional Bawaslu RI 2026

Hes.Unugiri.ac.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro menunjuk mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) untuk mengikuti kompetisi debat tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Sebagai bagian dari babak penyisihan, tim telah melaksanakan pengambilan video presentasi pada Minggu, 19 Juli 2026.

Tim debat tersebut terdiri atas tiga mahasiswa, yaitu Qurotul Aini Salma Sasaria sebagai pembicara pertama, Eni Setiyowati sebagai pembicara kedua, dan Muhamad Zakariya sebagai pembicara ketiga. Dalam mengikuti kompetisi tersebut, tim didampingi oleh Dinda Oktavia Bulan Fitriani yang membantu selama proses persiapan perlombaan.

Eni mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Prodi HES Unugiri dan Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dalam kompetisi tingkat nasional.

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena diberikan kepercayaan untuk mewakili Prodi Hukum Ekonomi Syariah UNUGIRI dan Bawaslu Bojonegoro. Kepercayaan ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi saya untuk memberikan usaha terbaik dan membawa nama baik,” ungkapnya.

Persiapan tim dimulai dengan melengkapi administrasi pendaftaran. Setelah itu, seluruh anggota melakukan riset terhadap mosi, mengumpulkan berbagai referensi hukum, menyusun artikel ilmiah, serta mempersiapkan video presentasi artikel untuk babak penyisihan.

Tema yang diangkat oleh tim adalah “Pemisahan Fungsi Pengawasan dan Fungsi Memutus Sengketa dalam Struktur Kelembagaan Bawaslu.” Dalam pembahasan tema tersebut, Tim Debat HES Unugiri berada pada posisi pro.

Setiap anggota memiliki tanggung jawab sesuai dengan posisinya sebagai pembicara. Pembagian pekerjaan dilakukan mulai dari penyusunan argumentasi, penguatan data dan referensi, hingga latihan penyampaian materi. Para anggota juga saling memberikan masukan agar argumentasi yang disampaikan tersusun secara runtut, saling melengkapi, dan memiliki satu benang merah.

Dalam proses persiapan, tim menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara kegiatan perkuliahan, magang, pekerjaan, dan perlombaan. Selain menyusun artikel ilmiah dan materi debat, tim juga harus memastikan proses pengambilan video dapat berjalan dengan baik.

“Pengalaman yang paling berkesan adalah ketika kami harus berkali-kali mengulang proses pengambilan video untuk mendapatkan hasil terbaik. Meskipun cukup melelahkan, suasana latihan tetap menyenangkan karena kami saling menyemangati dan bekerja sama. Pengalaman itu membuat kami semakin kompak sebagai sebuah tim,” jelas Eni.

Keikutsertaan dalam kompetisi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperoleh hasil yang membanggakan. Tim juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa HES Unugiri mampu bersaing, berpikir kritis, dan menyampaikan argumentasi hukum yang berkualitas pada tingkat nasional.

Program studi dan dosen pendamping turut memberikan dukungan dan motivasi selama proses persiapan. Dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi tim untuk memberikan penampilan terbaik dalam babak penyisihan.

Tim Debat HES Unugiri sendiri telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional. Di antaranya, Juara 3 Legal Debate Competition Sangar Fest 2025 Pascasarjana UIN di Salatiga, Jawa Tengah; Juara 4 National Debate Competition 2025 Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur; Juara 3 Islamic Economics Debate Competition Raden Fatah Shariah Economy Expo VII 2024 Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan; serta Juara 3 Legal Debate Competition Mulawarman Law Fair 2024 yang diselenggarakan oleh The Institute for Scientific Research and Legal Studies, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. Selain itu, pada tahun 2026 tim juga berhasil meraih Juara 1 Sharia Law Internal Debate Vol. 2 dan Juara 2 Kompetisi Debat Sharabic National Championship 2026.

Eni berharap Tim Debat HES Unugiri tetap solid selama mengikuti kompetisi dan dapat melanjutkan perjuangan menuju tahapan berikutnya. Keikutsertaan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal agar semakin banyak mahasiswa HES Unugiri yang berani berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik tingkat nasional.

“Jangan pernah ragu untuk mencoba setiap kesempatan yang ada. Kompetisi bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang proses belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, menambah pengalaman, dan membangun rasa percaya diri. Selama kita mau berusaha dan terus belajar, setiap kesempatan dapat menjadi pintu untuk berkembang serta mengharumkan nama program studi dan universitas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *