Lima Mahasiswa HES UNUGIRI Semester 5 Jalani Magang Mandiri di Kejaksaan, Dapat Pengalaman Praktik Hukum Secara Langsung

Lima Mahasiswa HES UNUGIRI Semester 5 Jalani Magang Mandiri di Kejaksaan, Dapat Pengalaman Praktik Hukum Secara Langsung

hes.unugiri.ac.id— Lima mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) semester 5 angkatan 2024 melaksanakan kegiatan magang mandiri di Kejaksaan pada 3–14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam mengenal dunia kerja sekaligus memahami penerapan ilmu hukum secara langsung di lapangan.

Kegiatan magang tersebut diikuti oleh Windiyanti Laily, Windawati Laily, Moch. Darul Iksan, Mey Shofi Nurmawati, dan Leni Isdian Nengrum. Kelima mahasiswa mengikuti kegiatan magang di Kejaksaan pada bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dengan mendapatkan arahan dari para pegawai selama pelaksanaan magang.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menjalani aktivitas mulai dari pagi hingga sore hari. mereka biasanya tiba di Kejaksaan sekitar pukul 07.30–07.40 WIB dan mulai melaksanakan kegiatan pada pukul 08.00 WIB. Khusus untuk hari Senin sebelum pukul 07.30 WIB mereka harus tiba di Kejaksaan, dikarenakan akan dilaksanakan Apel pagi. Kemudian, Waktu kepulangan berada di kisaran pukul 15.00–16.00 WIB, menyesuaikan dengan agenda dan kegiatan yang berlangsung pada hari tersebut.

Dalam kesehariannya, mahasiswa mengikuti arahan pegawai, membaca dan menyusun berkas perkara, mencatat perkara, membaca putusan, serta membantu berbagai tugas yang diberikan. Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti persidangan secara langsung di Pengadilan Negeri (PN) maupun Pengadilan Agama (PA).

Dokumentasi usai melihat serta mengamati alur persidangan di Pengadilan Negeri Bojonegoro

Selain melaksanakan tugas di bagian Datun, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk mengamati proses kerja para jaksa dalam menangani perkara. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa karena dapat melihat secara langsung bagaimana proses hukum yang selama ini dipelajari melalui teori di bangku perkuliahan diterapkan dalam dunia kerja.

Salah satu mahasiswa peserta magang, Mey Shofi Nurmawati, yang kerap disapa Mey, menyampaikan bahwa kegiatan magang tersebut bertujuan untuk menambah pengalaman sekaligus memahami dunia kerja hukum secara langsung.

“Magang ini memberikan pengalaman baru bagi saya, terutama karena bisa melihat langsung proses kerja di bidang hukum dan memahami bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus diterapkan dalam praktik,” ujar Mey.

Selama kegiatan magang, mahasiswa juga mendapat kesempatan berdiskusi dengan para jaksa. Meskipun waktu diskusi menyesuaikan dengan kesibukan masing-masing jaksa, mahasiswa dapat membahas berbagai hal, seperti hukum acara perdata, alur persidangan, proses perkara hingga putusan, serta perbedaan KUHAP lama dan baru.

Melalui diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh pengetahuan baru mengenai proses penanganan perkara dan upaya hukum, salah satunya terkait proses banding. Hal tersebut menjadi salah satu pengalaman yang membantu mahasiswa memahami materi hukum secara lebih nyata.

“Kalau di kampus lebih banyak teori, sedangkan di Kejaksaan kami bisa melihat langsung bagaimana teori tersebut diterapkan dalam dunia kerja,” ungkap Mey.

Salah satu pengalaman yang berkesan selama kegiatan magang adalah kesempatan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri, termasuk persidangan perkara narkotika dan perkara pidana lainnya. Pengalaman tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai proses persidangan secara langsung.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga menghadapi beberapa kendala, terutama karena belum terbiasa dengan berkas serta istilah hukum yang digunakan di lingkungan kerja. Namun, kendala tersebut dapat diatasi dengan adanya arahan dan bimbingan dari para jaksa maupun pegawai Kejaksaan.

Selain bersama mahasiswa HES Unugiri, kegiatan magang di lingkungan Kejaksaan juga diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Di antaranya terdapat mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada bidang yang sama, serta mahasiswa dari universitas lain, termasuk dari Pontianak, pada bidang yang berbeda.

Melalui kegiatan magang mandiri tersebut, mahasiswa HES UNUGIRI diharapkan dapat memperoleh pengalaman, wawasan, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan pembelajaran teoritis di perkuliahan dengan praktik hukum secara langsung di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *