hes.unugiri.ac.id— Dua mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) melaksanakan kegiatan magang mandiri di Badan Pertanahan Nasional (BPN) selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman dan wawasan yang tidak diperoleh secara langsung di bangku perkuliahan.
Kedua mahasiswa tersebut adalah Eni Setiyowati dan Qurotul Aini Salma Sasaria. Selama kegiatan magang, keduanya ditempatkan di bagian yang berbeda sesuai dengan tugas masing-masing. Kegiatan magang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Eni Setiyowati ditempatkan di bagian Tata Usaha. Selama berada di bagian tersebut, ia membantu melakukan pengolahan laporan keuangan yang meliputi penginputan, pembaruan, pengurutan, serta penataan dokumen menggunakan Microsoft Excel, Spreadsheet, dan Word.
Sementara itu, Qurotul Aini Salma Sasaria ditempatkan di Loket 2 bagian pelayanan. Kegiatannya meliputi pengambilan nomor antrean pelayanan serta menghubungi pemohon terkait kelanjutan berkas yang diajukan.
Selain menjalankan tugas masing-masing, keduanya juga memanfaatkan waktu istirahat untuk berbincang dan berdiskusi dengan para pegawai BPN. Pembahasan yang dilakukan beragam, mulai dari perjalanan karier, tugas dan fungsi pegawai, hingga proses kerja di Badan Pertanahan Nasional.
Tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pekerjaan, mahasiswa juga mendapatkan berbagai nasihat dari para pegawai yang dinilai bermanfaat sebagai bekal untuk menghadapi masa depan dan dunia kerja.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama magang adalah kesempatan berada dalam satu forum bersama para pegawai BPN serta bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Selama kegiatan, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai proses pelayanan pertanahan, seperti pengajuan pembuatan sertifikat tanah, pecah waris, roya, dan berbagai jenis pengajuan lainnya.
“Kami bisa mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana dunia kerja berjalan, termasuk bagaimana proses pengajuan pembuatan sertifikat tanah, pecah waris, roya, dan berbagai pengajuan lainnya,” ungkap salah satu mahasiswa.
Selama pelaksanaan magang, tidak terdapat kendala berarti yang dihadapi oleh kedua mahasiswa. Para pegawai BPN menerima dan membimbing mahasiswa dengan baik sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan serta menjalankan tugas yang diberikan dengan nyaman.
Kegiatan magang tersebut juga menjadi kesempatan bagi Eni dan Salma untuk memperluas relasi. Mereka bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik dari wilayah Bojonegoro maupun luar Bojonegoro, di antaranya Universitas Bojonegoro (Unigoro), UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Bagi Eni dan Salma, kegiatan magang di BPN tersebut memberikan pengalaman yang berharga. Keduanya merasa mendapatkan banyak pengetahuan baru sekaligus pengalaman mengenai lingkungan kerja secara langsung.
“Magang di BPN adalah keputusan yang tidak pernah kami sesali. Kami benar-benar diperlakukan dengan baik dan dibimbing dengan sangat baik di sana,” ungkap keduanya.
Melalui kegiatan magang mandiri ini, mahasiswa HES Unugiri diharapkan dapat mengembangkan wawasan, pengalaman, dan keterampilan sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja serta memahami penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara lebih nyata.

